Deskripsi
Latar Belakang dan Gambaran Umum
Kajian geoteknik terhadap kestabilan lubang bukaan tambang bawah tanah merupakan aspek penting yang wajib dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku. Analisis ini berperan dalam menciptakan kegiatan penambangan yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai pendekatan yang umum digunakan dalam penilaian kestabilan lubang bukaan bawah tanah, meliputi metode empirik, analitik, dan numerik. Selain itu, pelatihan juga akan membahas jenis serta penentuan kebutuhan penyanggaan, dilengkapi dengan contoh penerapan nyata di dunia kerja.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami seluruh peraturan pemerintah terkait kestabilan desain tambang bawah tanah.
- Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan lubang bukaan bawah tanah.
- Melakukan penilaian kestabilan lubang bukaan menggunakan pendekatan empirik, analitik, dan numerik.
- Menentukan desain serta kebutuhan penyanggaan untuk upaya stabilisasi lubang bukaan tambang bawah tanah.
Materi Pelatihan
- Peraturan pemerintah mengenai aspek geoteknik tambang bawah tanah, khususnya terkait kestabilan lubang bukaan.
- Metode penambangan dan desain tambang bawah tanah (dengan fokus pada metode Sub-level Stoping / SLS).
- Analisis kestabilan lubang bukaan dan pilar menggunakan pendekatan empirik, analitik, dan numerik.
- Penilaian kekuatan material di sekitar lubang bukaan, termasuk massa batuan dan material backfill.
- Jenis dan penentuan kebutuhan penyanggaan.
- Studi kasus penerapan di dunia kerja nyata.

