Slope Stability Monitoring for Safe and Sustainable Mining Operations

okt
1

1 October 2026 - 1 October 2026

08:00 - 15:00

Lihat Detail

Deskripsi

Slope Stability Monitoring for Safe and Sustainable Mining Operations

Apakah sistem monitoring lereng Anda hanya mengumpulkan data—atau benar-benar membantu tim mengambil keputusan sebelum kondisi menjadi kritis?

Pergerakan lereng dapat berkembang jauh sebelum dampaknya terlihat jelas di lapangan. Tantangannya bukan sekadar memiliki instrumen monitoring, tetapi memilih metode yang tepat, membaca pola pergerakan, menetapkan trigger yang relevan, dan menerjemahkan data menjadi tindakan yang tepat pada waktunya.

Dalam operasi tambang terbuka, keterlambatan memahami perubahan perilaku lereng dapat berdampak pada keselamatan, kontinuitas operasi, hingga keputusan desain dan operasional.

Slope Stability Monitoring for Safe and Sustainable Mining Operations dirancang untuk membawa peserta melampaui sekadar pemahaman alat monitoring. Pelatihan ini membahas bagaimana data surface dan sub-surface monitoring digunakan untuk memahami perilaku lereng, mendeteksi perubahan kondisi, menyusun Trigger Action Response Plan (TARP), melakukan prediksi waktu keruntuhan, hingga mendukung validasi parameter geoteknik melalui back analysis dan pemodelan stabilitas lereng 3D.

Latar Belakang

Pemantauan lereng merupakan bagian penting dalam menjaga kestabilan dan keselamatan operasional tambang terbuka. Namun, efektivitas monitoring tidak hanya ditentukan oleh jumlah instrumen yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan tim dalam memilih metode yang sesuai, menginterpretasikan data, menentukan kriteria pergerakan, serta mengambil tindakan berdasarkan kondisi aktual lereng.

Pelatihan ini membahas metode surface dan sub-surface monitoring, penetapan kriteria pemantauan, penyusunan Trigger Action Response Plan (TARP), prediksi waktu keruntuhan, serta validasi parameter geoteknik melalui back analysis berbasis data monitoring dan pemodelan stabilitas lereng 3D. Studi kasus nyata juga digunakan untuk memperkuat penerapan konsep dalam mendukung operasi tambang yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan.

Informasi Pelatihan

Tanggal: 01 Oktober 2026
Waktu: 09.00–16.00 WIB
Media: Online via Zoom

Fasilitator

Ir. Bayuprima Adiyansyah, S.T., IPM, APEC Eng., MAusIMM CP(Geotech)
Certified Geotechnical Professional

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami dasar, tujuan, dan urgensi pemantauan lereng untuk mendukung operasi tambang yang aman dan berkelanjutan.
  • Memahami prinsip mekanisme kelongsoran dan mengenali risiko untuk membantu interpretasi kinerja lereng.
  • Mengenal dan memilih instrumen monitoring surface maupun sub-surface sesuai kondisi geoteknik tambang.
  • Menggunakan analisis 3D slope stability modelling untuk membantu validasi parameter geoteknik berdasarkan data monitoring.
  • Memahami kelebihan, keterbatasan, dan alur kerja berbagai teknologi monitoring modern dalam sistem pemantauan terpadu.
  • Menentukan kriteria pemantauan dan pergerakan serta menyusun Trigger Action Response Plan (TARP) yang efektif.
  • Memahami penerapan sistem monitoring melalui pembahasan studi kasus pengelolaan risiko lereng tambang.

Materi Pelatihan

  • Strategi Pemilihan & Implementasi Instrumen Sub-Surface Monitoring
    Inklinometer, piezometer, extensometer, dan instrumen terkait.
  • Teknologi Surface Monitoring Modern untuk Deteksi Dini Pergerakan Lereng
    Prisma, radar, drone, GNSS, dan teknologi monitoring lainnya.
  • Penetapan Kriteria Pergerakan Lereng & Penyusunan TARP
    Menentukan batas pergerakan serta menghubungkan data monitoring dengan respons operasional.
  • Metode Prediksi Waktu Keruntuhan Lereng
    Interpretasi tren pergerakan dan data monitoring untuk membantu mengidentifikasi perkembangan kondisi lereng.
  • Back Analysis Parameter Geoteknik
    Pemanfaatan data monitoring dan 3D Slope Stability Modelling untuk mengevaluasi parameter geoteknik.
  • Studi Kasus Nyata
    Integrasi sistem monitoring dalam pengelolaan risiko lereng tambang.

Siapa yang Disarankan Mengikuti Pelatihan Ini?

Geologist | Geotechnical Engineer | Mine Planning | Fresh Graduate | Mining Industry Practitioners

Pelatihan ini sangat relevan bagi profesional yang terlibat dalam desain, evaluasi, pemantauan, dan pengelolaan risiko lereng tambang.

Early Bird Promo

Harga Normal: Rp2.000.000

Early Bird: Rp1.500.000

Berlaku hingga 25 September 2026.

Gunakan kode promo SASMO10 untuk mendapatkan potongan Rp500.000, sehingga harga menjadi Rp1.500.000 sesuai periode promo.

Don’t Just Monitor the Slope. Understand What the Data Is Telling You.

Monitoring yang baik bukan tentang memiliki lebih banyak data.
It’s about knowing when the data requires action.

Daftarkan diri Anda dan tingkatkan kemampuan dalam mengubah data monitoring menjadi early warning, engineering insight, dan keputusan geoteknik yang lebih defensible.

Syarat dan Ketentuan

1. Peserta yang telah menyelesaikan pembayaran wajib melakukan konfirmasi kehadiran H-1 sebelum pelatihan melalui: lenusa.id/zoomhadir 2. Link Zoom, ID Meeting, dan materi pendukung akan dikirimkan melalui email dan whatsapp juga 3. Lenusa berkomitmen menyelenggarakan pelatihan sesuai jadwal pada poster. Namun dalam kondisi tertentu (misalnya kendala teknis atau alasan pribadi fasilitator), jadwal dapat diubah. Jika terjadi perubahan, peserta akan diinformasikan dan dijadwalkan ulang. 4. Perubahan jadwal tidak dianggap sebagai pembatalan acara, melainkan penjadwalan ulang. 5. Biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan, namun dapat dialihkan ke training lainnya 6. Peserta wajib menggunakan nama asli saat masuk ke Zoom untuk keperluan absensi dan sertifikat. 7. Peserta wajib menggunakan background yang sudah diberikan pihak Litologi by Lenusa masuk ke Zoom untuk keperluan kesetaraan. 8. Sertifikat, materi training, dan rekaman zoom akan dikirimkan maksimal 3 hari kerja setelah pelatihan selesai. 9. Dilarang merekam, mendistribusikan, atau menyebarluaskan materi pelatihan tanpa izin tertulis dari Lenusa. 10. Jika peserta berhalangan hadir, akses rekaman ttap akan diberikan setelah training selesai dan dijamin hal ini untuk semua kelas. 11. Materi pelatihan hanya untuk penggunaan pribadi peserta dan tidak diperbolehkan diperjualbelikan. 12. Peserta bertanggung jawab atas kestabilan koneksi internet dan perangkat masing-masing. 13. Lenusa berhak membatalkan atau menjadwal ulang pelatihan apabila jumlah peserta tidak memenuhi kuota minimum. 14. Peserta yang mengganggu jalannya pelatihan (spam, tindakan tidak profesional, dll.) dapat dikeluarkan dari sesi tanpa pengembalian biaya. 15. Dengan melakukan pembayaran, peserta dianggap menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku.

Lihat Detail

Loading...