Deskripsi
Sebuah perusahaan pertambangan mengembangkan proyek tambang batu bara dengan reserve terukur 50 juta ton. Proyek memerlukan investasi modal IDR 300 miliar dengan payback period yang harus dicapai dalam 5-7 tahun.
Tantangan yang dianalisis:
- Proyeksi produksi dan cost structure berdasarkan kondisi geological dan operational
- Sensitifitas terhadap fluktuasi harga komoditas (bear case, base case, bull case)
- Dampak perubahan slope angle dan stripping ratio terhadap ekonomi pit
- Evaluasi kelayakan dengan berbagai discount rate dan skenario regulasi lingkungan
Output analisis:
- Penentuan economic pit limit dan mine life
- Perhitungan NPV dan IRR di berbagai skenario
- Identifikasi key value drivers dan risk mitigations
- Rekomendasi go/no-go untuk pengembangan proyek
Ringkasan Umum
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dasar evaluasi proyek pertambangan, dengan fokus pada metodologi penilaian kelayakan proyek dari aspek teknis, ekonomi, dan risiko. Diselenggarakan oleh Litologi by Lenusa, training ini menggabungkan teori dengan aplikasi praktis melalui studi kasus nyata dari industri pertambangan mineral dan batubara.
Jadwal: 27 September 2026 | Pukul 18.30 - 21.00 WIB (via Zoom)
Fasilitator: Indra Bagus Septian Wijaya, S.T., CPI, IPM – praktisi berpengalaman di bidang Mining Business Development
Latar Belakang & Konteks
Industri pertambangan mineral dan batubara merupakan sektor investasi padat modal yang dihadapkan pada tantangan kompleks:
- Investasi besar dengan periode pengembalian modal jangka panjang
- Risiko tinggi dari volatilitas harga komoditas, regulasi, dan faktor eksternal
- Ketidakpastian teknis dan operasional yang memerlukan evaluasi sistematis
Oleh karena itu, pemahaman yang kuat tentang metodologi evaluasi proyek pertambangan menjadi fondasi penting bagi profesional industri untuk mengambil keputusan investasi yang tepat dan mengembangkan karir di bidang pertambangan modern.
Target Peserta
- Mine Planners & Mining Engineers
- Geologists & Geological Engineers
- Fresh Graduates & Mahasiswa (pending graduation)
- Alumni dengan background pertambangan/geologi
- Profesional yang ingin meningkatkan expertise di bidang pertambangan dan geologi
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami Konsep Dasar evaluasi proyek pertambangan mineral dan batubara
- Menganalisis Kelayakan Proyek dari aspek teknis, ekonomi, dan risiko secara komprehensif
- Mengenal Proses Bisnis dan pengambilan keputusan di industri pertambangan
- Menguasai Metodologi Penilaian berbasis DCF (Discounted Cash Flow)
- Menjadi Bekal Dasar untuk pengembangan karir profesional di bidang pertambangan, business development, dan project assessment
Materi Pembelajaran
1. Latar Belakang & Karakteristik Bisnis Pertambangan
- Profil industri mineral dan batubara (skala investasi, risiko, peluang)
- Karakteristik bisnis capital-intensive dan high-risk
- Siklus komoditas dan dampaknya terhadap viabilitas proyek
- Faktor teknis, regulasi, ESG, dan dinamika pasar
2. Konsep Dasar Pit Optimization
- Strategi optimasi pit menggunakan BESR (Break-Even Stripping Ratio)
- Pemodelan pit shell dan shell ekonomis
- Dampak optimasi terhadap cash flow proyek
3. Project Valuation – Metodologi DCF
- Membangun model cash flow proyek
- Analisis WACC (Weighted Average Cost of Capital), NPV (Net Present Value), dan IRR (Internal Rate of Return)
- Sensitivity Analysis untuk memahami faktor-faktor kritis
- Interpretasi hasil valuasi untuk pengambilan keputusan
4. Studi Kasus: Evaluasi Proyek Pertambangan
- Simulasi evaluasi proyek batubara dan mineral dengan skenario berbeda
- Analisis keekonomian dasar dan dampak perubahan parameter teknis/pasar
- Diskusi kasus nyata dari pengalaman lapangan industri pertambangan

