Management Laboratorium dan Stockpile (QAQC) pada pertambangan Nickel

jul
18

18 July 2026 - 19 July 2026

09:00 - 12:00

Lihat Detail

Deskripsi

📌 STUDI KASUS (Real Case)

Sebuah perusahaan tambang nikel di Sulawesi Tengah mengalami penolakan pengiriman oleh buyer akibat kadar Ni di bawah spesifikasi kontrak. Investigasi menemukan bahwa preparasi sampel di laboratorium tidak konsisten — sebagian sample tidak dikeringkan sempurna sebelum analisis, dan data stockpile tidak tersinkronisasi dengan hasil lab. Akibatnya, blending ore dilakukan berdasarkan data yang tidak akurat. Kerugian satu shipment mencapai ratusan juta rupiah, belum termasuk denda kontraktual dan kerusakan reputasi dengan buyer.

📌 LATAR BELAKANG

Management laboratorium dan stockpile sangat penting dalam pertambangan nikel karena berperan langsung dalam menjaga kualitas produk, mengawasi proses produksi, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar lingkungan. Laboratorium yang dikelola dengan baik membantu menjamin mutu nikel sesuai standar dan memungkinkan pengendalian proses yang lebih efisien, sementara management stockpile yang baik memastikan ketersediaan bahan baku sesuai kebutuhan, mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan, dan mendukung kelancaran produksi. Secara keseluruhan, pengelolaan laboratorium dan stockpile yang efektif dapat meningkatkan kualitas produk, menekan biaya operasional, meningkatkan keselamatan kerja dan lingkungan, serta memperkuat reputasi perusahaan pertambangan nikel.

📌 TUJUAN PELATIHAN

  • Memahami peran strategis kontrol laboratorium dalam menjamin kualitas data eksplorasi dan proses mining nikel.
  • Menguasai proses preparasi sampel yang tepat untuk menghasilkan data analisis yang akurat dan terpercaya.
  • Penerapan manajemen administrasi laboratorium yang rapi, efisien, dan terdokumentasi.
  • Sinkronisasi QA/QC laboratorium, aktivitas mining, dan proses shipment untuk menjaga konsistensi mutu.
  • Penerapan manajemen stockpile yang efektif guna mendukung kelancaran produksi.
  • Strategi pengaturan stockpile ore nikel untuk menghindari kontaminasi dan kehilangan kualitas.
  • Teknik blending ore nikel untuk mencapai spesifikasi kadar sesuai target produksi dan penjualan.

📌 MATERI PELATIHAN

  • Laboratory Control – Pengendalian kualitas dan validasi data analisis.
  • Preparation Control – Kontrol preparasi sampel untuk hasil akurat dan konsisten.
  • Stockpile Management – Pengelolaan stockpile yang efektif dan terkontrol.
  • Stockpile Sampling – Metode sampling yang representatif dan terpercaya.
  • Stockpile Database – Pengelolaan data stockpile yang akurat dan terintegrasi.
  • Ore Blending & Shipment – Optimasi blending ore dan pengendalian mutu pengiriman. 

Syarat dan Ketentuan

1. Peserta yang telah menyelesaikan pembayaran wajib melakukan konfirmasi kehadiran H-1 sebelum pelatihan melalui: lenusa.id/zoomhadir 2. Link Zoom, ID Meeting, dan materi pendukung akan dikirimkan melalui email dan whatsapp juga 3. Lenusa berkomitmen menyelenggarakan pelatihan sesuai jadwal pada poster. Namun dalam kondisi tertentu (misalnya kendala teknis atau alasan pribadi fasilitator), jadwal dapat diubah. Jika terjadi perubahan, peserta akan diinformasikan dan dijadwalkan ulang. 4. Perubahan jadwal tidak dianggap sebagai pembatalan acara, melainkan penjadwalan ulang. 5. Biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan, namun dapat dialihkan ke training lainnya 6. Peserta wajib menggunakan nama asli saat masuk ke Zoom untuk keperluan absensi dan sertifikat. 7. Peserta wajib menggunakan background yang sudah diberikan pihak Litologi by Lenusa masuk ke Zoom untuk keperluan kesetaraan. 8. Sertifikat, materi training, dan rekaman zoom akan dikirimkan maksimal 3 hari kerja setelah pelatihan selesai. 9. Dilarang merekam, mendistribusikan, atau menyebarluaskan materi pelatihan tanpa izin tertulis dari Lenusa. 10. Jika peserta berhalangan hadir, akses rekaman ttap akan diberikan setelah training selesai dan dijamin hal ini untuk semua kelas. 11. Materi pelatihan hanya untuk penggunaan pribadi peserta dan tidak diperbolehkan diperjualbelikan. 12. Peserta bertanggung jawab atas kestabilan koneksi internet dan perangkat masing-masing. 13. Lenusa berhak membatalkan atau menjadwal ulang pelatihan apabila jumlah peserta tidak memenuhi kuota minimum. 14. Peserta yang mengganggu jalannya pelatihan (spam, tindakan tidak profesional, dll.) dapat dikeluarkan dari sesi tanpa pengembalian biaya. 15. Dengan melakukan pembayaran, peserta dianggap menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku.

Lihat Detail

Loading...