Deskripsi
Project Assessment: Konsep Dasar Evaluasi Proyek Pertambangan Batubara
📌 Real Case
Sebuah perusahaan tambang batubara memutuskan untuk mengembangkan blok baru berdasarkan data eksplorasi yang menjanjikan — tanpa melalui evaluasi kelayakan proyek yang terstruktur. Setelah konstruksi berjalan, analisis ekonomi baru dilakukan dan hasilnya mengejutkan: NPV negatif akibat asumsi harga komoditas yang terlalu optimis dan estimasi biaya operasional yang meleset jauh. Investasi ratusan miliar rupiah terancam tidak balik modal. Kejadian ini bisa dicegah jika tim memahami konsep dasar project assessment — dari karakteristik bisnis tambang, pit optimisasi, hingga metode DCF dan analisa sensitivitas.
Latar Belakang
Industri pertambangan mineral dan batubara merupakan industri dengan investasi besar, risiko tinggi, dan ketidakpastian yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai konsep dasar evaluasi proyek untuk menilai kelayakan teknis, ekonomi, dan risiko suatu proyek tambang sebelum dikembangkan maupun diinvestasikan. Pelatihan ini memberikan wawasan dasar mengenai proses penilaian proyek pertambangan secara sistematis dan strategis agar peserta memahami proses bisnis serta pengambilan keputusan di industri pertambangan modern.
Tujuan Pelatihan
01Memahami konsep dasar evaluasi proyek pertambangan mineral dan batubara
02 Memahami penilaian kelayakan proyek tambang dari aspek teknis, ekonomi, dan risiko
03 Meningkatkan pemahaman terhadap proses bisnis dan pengambilan keputusan di industri pertambangan
04 Menjadi bekal dasar pengembangan karir di bidang pertambangan, business development, dan project assessment
Materi Pelatihan
Karakteristik Bisnis Pertambangan
—Capital intensive
—High risk & uncertainty
—Siklus harga komoditas
—Faktor teknis, regulasi, ESG, dan market
Konsep Dasar Pit Optimisasi
—BESR concept
—Dasar pit shell & economic pit
Project Valuation – Metode DCF
—Cash flow project
—Pengertian WACC, NPV, IRR
—Sensitivity sederhana
Case Study Evaluasi Proyek Batubara
—Simulasi sederhana evaluasi proyek
—Analisa keekonomian dasar
Fasilitator
Indra Bagus Septian Wijaya, ST., CPI, IPM
Praktisi Pertambangan
Praktisi pertambangan berpengalaman dengan sertifikasi CPI (Certified Professional Inspector) dan IPM (Indonesian Professional Mining). Memiliki keahlian mendalam di bidang mine planning, project assessment, dan evaluasi kelayakan proyek pertambangan mineral dan batubara.
Siapa yang Harus Ikut?
Fresh Graduate
Teknik Pertambangan
Praktisi Mine
Planning Operation
Business Development

